Selamat Menikmati Halloween!

hallowen1Ucapan ini tampaknya belum atau bahkan sama sekali tidak populer di negara kita. Tapi hampir semua orang tahu, Halloween adalah hari di mana semua orang (di Amerika tentunya) berdandan seram dan menghias rumah dengan berbagai macam hal seram. Salah satu benda yang selalu ditemui pada tanggal ini adalah adanya Jack O’Lantern, semacam hiasan yang dibentuk dari labu yang diisi dengan lilin atau lampu yang menyala. Labu tadi biasanya diukir dengan bentuk yang menyeramkan, sehingga pada saat malam tiba, Jack O’Lantern akan menyala dengan menyeramkan.

Selain Jack O’Lantern tadi, berbagai hiasan seram seperti kelelawar, tengkorak atau tulang belulang, sarang laba-laba, dan terkadang hiasan yang berbentuk seperti perlengkapan sihir seperti sapu terbang dan belanga tempat nenek sihir membuat berbagai obat atau racun sihir akan tampak di mana-mana. Bahkan tidak sedikit hiasan yang menampilkan Vampir atau peti mati ala Vampir nampak di berbagai rumah.
Sebenarnya apa sih yang terjadi sampai ada perayaan serba seram ini?
calabaza-hallowen

Seperti aja sejarah di balik perayaan unik ini?
Banyak teori yang berkembang mengenai Halloween ini, tapi teori yang paling banyak diterima adalah bahwa perayaan Halloween ini berasal dari perayaan bangsa Galia kuno yang disebut Samhain, yang secara kasar berarti “Akhir Musim Panas”. Perayaan ini dipercaya sebagai berakhirnya “masa terang” (musim semi dan musim panas) dan dimulainya “masa gelap” (musim gugur dan musim dingin). Bangsa Galia kuno percaya bahwa pada tanggal 31 Oktober, atau di hari Samhain tadi, batas antara dunia nyata dan dunia gaib akan sangat tipis, sehingga para penduduk dunia gaib dapat menyeberang ke alam kita.

Pada perayaan Samhain, biasanya pada penduduk Galia kuno akan mengadakan perayaan besar bagi nenek moyang mereka yang sudah lama meninggal dan “mengundang” mereka untuk duduk makan bersama, sedangkan arwah atau makhluk gaib yang jahat akan diusir dari kediaman mereka. Untuk semakin mempersulit arwah atau makhluk gaib jahat menyebarkan pengaruh negatif di tengah mereka, maka para penduduk akan menggunakan topeng dengan wajah buruk atau berdandan seperti makhluk gaib jahat tadi, sehingga para makhluk gaib jahat tadi menganggap bahwa mereka tidak seharusnya diganggu dan membiarkan perayaan berjalan dengan meriah.

Dari tradisi dan kepercayaan inilah tradisi mengenakan kostum berkembang sampai sekarang, walaupun Halloween di dunia modern sekarang, kostum yang ada bukan lagi kostum seram, tapi berbagai kostum unik mulai dari binatang sampai tokoh superhero atau bahkan tokoh kartun.

Kalau begitu, kenapa namanya berubah menjadi Halloween?
Ternyata nama Halloween ini berasal dari usaha Gereja pada masa itu untuk menghentikan penduduk merayakan hari perayaan Samhain yang dianggap bertentangan dengan perayaan Nasrani. Gereja mengadopsi perayaan Samhain menjadi Hari Para Orang Suci (All Hallows Evening), dengan harapan para penduduk Galia di masa itu akan meninggalkan perayaan yang dianggap tidak gerejawi.

Dari nama All Hallows Evening, penduduk menyingkatnya menjadi Hallow’s Even, dan makin lama nama yang ada makin pendek sehingga menjadi Halloween. Uniknya, walaupun nama dan perayaannya menjadi perayaan gerejawi, Gereja tetap tidak dapat mengubah bentuk dan tradisi yang ada di dalam perayaan ini.

Lalu apa sih sebenarnya Jack O’Lantern?
Jack O’Lantern ini merupakan legenda dari Irlandia. Legenda ini menceritakan mengenai seorang petani licik dan tangguh plus pelit yang berhasil menipu Iblis. Ia berhasil membuat iblis naik ke atas pohon dan kemudian mengukir bentuk Salib di batang pohon tadi, sehingga Iblis tidak bisa turun dengan mudah.

Pada saat kematiannya, Jack tidak diterima di Surga, karena kelicikan dan berbagai tindak buruk yang dia lakukan selama hidup, tapi Iblis juga menolak Jack untuk masuk Neraka karena marah pernah ditipu oleh Jack. Tapi akhirnya Iblis berbaik hati (atau makin jahat) dengan memberikan sebatang lilin untuk menemaninya berjalan-jalan dalam kegelapan, karena tidak dapat diterima di Surga ataupun Neraka. Lilin tadi ditempatkan di dalam Turnip (sebangsa lobak).

Pada imigran dari Irlandia datang ke Amerika sambil terus mempertahankan tradisi ini, sayangnya, di Amerika tidak banyak ditemukan Turnip, sehingga mereka akhirnya memilih sayuran lain yang ada, dan bisa menggantikan Turnip. Pilihan akhirnya jatuh ke labu (pumpkin) yang lebih banyak dan mudah ditemui di Amerika. Dari sini lah, Jack O’Lantern dari labu kemudian menjadi terkenal di seluruh dunia.

Pernah mendengar Trick or Treat?
Salah satu tradisi unik di Amerika untuk menyambut Halloween adalah Trick or Treat. Anak-anak akan berjalan dari rumah ke rumah dengan kostum unik sambil membawa keranjang, dan mengetuk pintu sambil meneriakkan “Trick or treaaaat”. Sebenarnya hal ini adalah ancaman, karena arti aslinya adalah, jika anda tidak memberikan “treat” alias makanan, kami akan melakukan “trick” atau kenakalan terhadap rumah tadi. Pemilik rumah akan keluar dan menghadiahkan berbagai makanan manis seperti coklat atau permen dalam keranjang mereka. Sebenarnya seperti apa sih tradisi awalnya?

Tradisi ini dipercaya muncul di Eropa pada abad ke 9, sebagai bentuk yang modern dari “Soul Day” yang awalnya dirayakan pada 2 November. Pada hari “Soul Day” tadi, para pengemis akan berjalan dari desa ke desa untuk meminta “Soul Cake” yang dibuat dari potongan roti berbentuk segi empat dengan isi Currant (sejenis anggur manis). “Soul Cake” tadi adalah bayaran yang diterima oleh pengemis tadi untuk mendoakan arwah keluarga yang sudah meninggal.

Back to Index Post

Miyabi Sayang, Miyabi Malang

miyabiSungguh di luar dugaan, kedatangan artis ”panas” asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi, menuai protes keras dari sejumlah masyarakat. Mereka menganggap kedatangan Miyabi untuk bermain film Menculik Miyabi di negeri ini dapat mencoreng harga diri dan menodai moralitas generasi bangsa. Namun, penolakan terhadap Miyabi itu justru terkesan kontradiktif dan sangat menggelitik secara sosiologis.

Betapa tidak, penolakan dan protes keras tersebut hanya tertuju kepada subjeknya, namun bukan kepada kultur dan karyanya. Meski Miyabi tidak jadi bermain film di negeri ini, film panas Miyabi bisa dinikmati langsung oleh masyarakat Indonesia. Pertanyaannya, apa yang pantas ditolak? Apa yang harus kita perjuangkan?

Jika orientasinya adalah menegakkan moralitas dan harga diri bangsa, aksi penolakan terhadap artis ”panas” itu tentu tak akan banyak membantu dan menyelesaikan persoalan. Sebab, persoalan moral dan harga diri bangsa bukan terletak pada person, tapi pada kultur kolektif yang telah terstruktur dan berurat berakar dalam kehidupan sosial. Kalau tidak percaya, cobalah sesekali pergi ke pasar dan penjaja kaset pinggir jalan. Maka, sangat mudah mendapatkan kepingan VCD porno bajakan dengan harga murah. Bahkan, kalau ingin VCD porno orisinal, Anda bisa pergi ke toko-toko kaset di pusat perbelanjaan modern.

Hasil riset kawan-kawan Fordis di Unesa Surabaya menunjukkan, sekitar 60 persen remaja (usia sekolah menengah) sering melakukan ”hubungan intim” dengan pasangannya. Mulai kissing, petting, hingga making love (koitus). Sekarang permasalahannya, dari manakah mereka mengimitasi dan belajar praktik seksualitas itu? Jawabnya, dari film-film porno yang beredar luas di pasaran. Sungguh ironis.

Kehidupan modernistik yang liberal seperti saat ini memang berpotensi mengoyak tatanan moralitas dan tradisi kemasyarakatan yang telah ada. Ini dipicu merebaknya ideologi hypermoral, turbulensi wacana, dan tumpulnya intuisi keyakinan. Kehadiran era pencerahan yang berakibat lahirnya peradaban modern itu menempatkan rasionalitas di atas segala-galanya. Semua aktivitas manusia harus memiliki sandaran rasionalitas, bukan semata-mata hasrat personal yang tidak jelas ujungnya. Kebebasan manusia menjadi halal asalkan memiliki rasionalitas yang bisa diterima akal sehat.

Kuasa rasionalitas itu yang kemudian merambah ke dimensi teologis masyarakat sebagai sumber fundamental moralitas. Secara sosiologis, agama memainkan peran penting untuk mengekang sifat alamiah manusia yang liar, binal, bejat, kejam, serta sadis. Agama dalam perspektif Freud menjadi sarana pengekang id personal yang penuh dengan pembangkangan.

Tetapi, kehadiran kuasa rasionalitas membuat posisi agama bergeser ke ranah identitas sosial. Agama cenderung dijadikan status sosial yang sifatnya simbolis semata. Tak sedikit masyarakat kekinian yang mulai enggan membawa ajaran agama ketika dihadapkan kepada persoalan hasrat dan libidalnya. Misalnya, mereka tidak ingin dicap binal dan mengumbar aurat ketika berpakaian transparan atau berciuman di depan publik. Apa yang mereka lakukan itu hanyalah dianggap sebagai gaya hidup dan mengikuti tren alias gaul.

Ironisnya, mereka yang masih berpegang teguh kepada moralitas pergaulan ternyata dianggap katrok, ndeso, dan jadul. Akibatnya, muncul kesadaran kolektif yang ”sesat” di kalangan anak muda bahwa jangan sampai ketinggalan suatu hal yang berbau budaya pop masa kini. Mereka yang meniru gaya hidup orang Barat akan mendapatkan apresiasi.

Kehilangan Filterisasi

Kondisi itu kemudian berlawanan dengan struktur moral dan budaya kesopanan yang telah berdiri kukuh sejak dahulu. Struktur moral yang cenderung kaku dan rigid tersebut dianggap pantas diberlakukan kepada generasi tua yang kolot dan tidak mau menerima dinamika perubahan di masa global ini. Akibatnya, kaum muda sekarang kehilangan filterisasi terhadap budaya asing yang bebas masuk ke negeri ini.

Kultur pop yang liberal seperti itulah yang dulu pernah dikhawatirkan Bapak Proklamator kita, Bung Karno. Maka, tak heran ketika beliau menduduki jabatan presiden di negeri ini, segala budaya asing dan berbau ”kebarat-baratan” yang cenderung liberal dan tidak mengadopsi tradisi ketimuran dibatasi ruang geraknya. Bung Karno pernah berujar bahwa caracter building bangsa bukan ada di Barat, melainkan ada di Timur, di negeri kita sendiri.

Lunturnya moralitas dan tradisi lokal yang menempa negeri ini juga dialami bangsa lain. Seperti yang ditulis Noree­na Herzt (2005) di dalam bukunya The Silent Take Over. Dahulu kala, Kerajaan Bhutan (terletak di antara India dan Tibet) memiliki masyarakat yang sangat kukuh menjaga tradisi kesopan-santunan dan tatakrama. Waktu itu, tidak ada yang namanya pemerkosaan, prostitusi, apalagi praktik seksualitas di hadapan publik. Setiap orang asing yang masuk ke negara Bhutan harus mengikuti tradisi tersebut.

Ironisnya, sejak masuknya televisi yang diimpor dari Amerika, masyarakat Bhutan mulai menentang tradisi itu. Pemerkosaan dan prostitusi mulai merebak di sana. Tokoh masyarakat pun menilai bahwa kapitalis-global yang ada di balik televisi tersebut adalah sumber malapetaka. Karena itu, rakyat Bhutan diwajibkan berdoa melawan kuasa kapitalisme-global tersebut. Anehnya, ketika berdoa di biara, rakyat Bhutan justru mengenakan kaus bergambar Britney Spear, Space Girl, dan Madonna yang sangat vulgar dan sensual. (*)

*) Ardhie Raditya, Sosiolog dari FIS Universitas Negeri Surabaya (Unesa

Back to Index post

Pornografi Menurunkan Kecerdasan !!!

kids-ilust2Pornografi kerap dituding sebagai perusak moral. Namun bisakah pornografi menurunkan kecerdasan dan IQ seseorang? Para ahli mengatakan bisa! Otak manusia ternyata bisa tidak berfungsi jika terlalu sering melihat sesuatu yang berbau porno.

Sebanyak 70 persen informasi masuk melalui mata. Dan masuknya informasi melalui mata inilah yang terkadang tidak bisa dianalisis dan disaring oleh otak. “Melihat itu seharusnya memakai otak, bukan hanya mata saja,” ujar Adre Mayza, SpK (K), Kabid Pemeliharaan Peningkatan Intelegensia Kesehatan, Depkes RI dalam acara Optimalisasi Peningkatan Intelegensia Otak di GKBI, Sudirman, Jakarta (10/9/2009).

Dalam setiap tahap perkembangan umur, otak manusia menglami perubahan fungsi. Ketika masih bayi dan anak-anak, manusia masih menggunakan bagian otak primitifnya yaitu masih menggunakan naluri alamiahnya. Menjelang remaja, otak bagian belakanglah yang lebih banyak berfungsi sedangkan ketika dewasa otak depan yang lebih aktif.

Dari seluruh tahap perkembangan otak itu, ternyata remajalah yang paling berpotensi mengalami kerusakan otak akibat pornografi. “Remaja adalah kelompok yang paling fatal rusaknya jika sudah kena pornografi. Itu karena bagian otak yang lebih berfungsi pada remaja adalah otak belakang yang tugasnya hanya menerima informasi tanpa melalui proses penyaringan atau analisis di bagian otak depan,” jelas Adre.

“Jika diibaratkan, pornografi itu seperti coklat, sama-sama bikin orang ngiler dan kecanduan. Tapi bedanya, orang yang ngiler coklat bisa beli coklat itu kapan aja tapi kalau remaja yang udah ngiler ngeliat hal-hal yang berbau porno nggak punya pelampiasan, akhirnya melakukan onani dan karena enak jadi ketagihan,” ujar Adre.

Menurut Adre, ketika seorang remaja melihat atau mendengar sesuatu yang berbau porno, semua rangsangan itu akan langsung masuk ke otak belakang tanpa tersaring. “Otak belakang memang tidak bisa menyaring informasi, tugasnya hanya menerima saja,” tutur Adre.

Lalu ketika rangsangan itu sudah masuk, otak akan mengeluarkan cairan atau zat neurotransmiter yang disebut Delta-FosB. Zat itulah yang membuat nafsu atau libido seseorang meningkat. “Bisa dibilang zat di dalam otak itulah yang bikin ‘itunya’ berdiri,” ujar Adre.

Ketika lebih banyak informasi tentang pornografi yang masuk ke otak, fungsi otak pun lebih banyak teralih pada bagian belakang. “Itu artinya bagian otak lainnya menjadi kurang aktif, terutama otak bagian depan yang seharusnya mulai diasah sejak remaja,” jelasa Adre.

Semakin sering otak belakang dipakai dan semakin jarang otak depan dipakai, seseorang bisa mengalami fungsi kognitif dan kecerdasan. Padahal yang mempengaruhi kecerdasan seseorang adalah ketebalan korteks yang ada di bagian otak depan. “Semakin banyak atau rimbun dendrit-dendrit di bagian otak depan, semakin cerdas seseorang,” jelas Adre.

Itulah sebabnya mengapa pornografi bisa menurunkan kecerdasan orang, terutama remaja. “Karena remaja lebih banyak menerima informasi daripada menganalisanya. Kalau orang dewasa mungkin sudah bisa menganalisa, apalagi kalau udah punya istri untuk pelampiasannya. Kalau remaja mau gimana lagi selain onani?” imbuhnya.

Adre pun menyebutkan sebuah penelitian yang mengatakan bahwa seseorang yang sewaktu remajanya sering melihat pornografi, kemungkinan selingkuhnya lebih besar ketika dia sudah menikah ketimbang mereka yang jarang melihat pornografi. “Karena di dalam otaknya selalu terbayang yang lebih dan lebih, jadi merasa tidak puas,” ujarnya.

Back to Index post

Survey Membuktikan!!!..Hubungan Jarak Jauh 99% Gagal..???

keep_touchSurvey membuktikan!!!! tentu kita masih ingat kan..gayanya Sony Tulung saat mengatakan kata – kata tersebut dalam salah satu acara distasiun TV swasta yang konon sempat mendapat rating tertinggi di masyarakat…begitu berapi – api bokk…he..he..

Yupp…kenapa hasil survei membuktikan bahwa hubungan jarak jauh cenderung gagal??? Sebenarnya sih ada 2 faktor yang sangat besar peranannya…

Komunikasi…

Well, sesering mungkin mengadakan komunikasi terhadap pasangan kita. Karena dengan komunikasi diharapkan dapat menggantikan kehadiran diri kita yang tentunya sangat jarang terjadi..karena terbentur jarak..biaya dan waktu…

Survei membuktikan!!!…
di awal – awal perpisahan sementara ini, komunikasi masih dapat berjalan lancar..tiada detik yang terlewati untuk mendengar suaranya..mengetahui aktifitasnya…atau hanya sekedar mengucapkan kata – kata kemesraan….bukan kuantitas tetapi kualitas…dikit – dikit tetapi tepat sasaran..he..he..

Frekuensi Pertemuan…

Well, atur waktu untuk dapat bertemu…misalnya saat liburan bersama. Karena bila komunikasi lancar tetapi jarang bertemu sampai berbulan – bulan atau bertahun – tahun…wah..hubungan tersebut bisa menjadi hambar dan membosankan. Ibarat masakan yang sudah dibumbui tetapi hanya dilihat saja…(kan bisa ilang ntar digondol kucing garong ha..ha..)

Survey membuktikan!!!..Menjalani dan menjaga kedua hal tersebut ternyata susah – susah gampang loh. Jadi, sebaiknya kalau menjalani hubungan jarak jauh disarankan jangan terlalu lama deh pacarannya…betul gak..???
Nara Sumber

• Tips Pacaran Jarak Jauh

Back to Index post

TIPS PACARAN JARAK JAUH

womanCinta memang tak kenal tempat dan waktu, dimana saja perasaan itu bisa bersemi. Karena itu banyak bermunculan pasangan yang berbeda jarak dipisahkan, sungai, gunung, laut, sampai benua.

Pasangan semacam ini memang punya tantangan sendiri. Jika kepercayaan dan cinta tak terlalu kuat, hubungan bisa gampang berantakan. Sebelum itu terjadi, baca dulu tips ini:

Komunikasi
Zaman sekarang semuanya sudah serba mudah. Walau beda benua banyak alternatif komunikasi yang bisa ditempuh. Selain telepon, dengan kecanggihan internet ngobrol lewat chatting bisa dilakukan. Mau kirim foto, sampai video semuanya serba mungkin. Apalagi biayanya juga jauh lebih murah. Tak ada lagi alasan untuk tak berkomunikasi. Ada keraguan, kecurigaan, atau perasaan lainnya, utarakan langsung pada sang kekasih. Jangan memendam dan menebak-nebak sendiri.

Tentang frekuensinya, sesuaikan dengan kegiatan masing-masing. Jangan sampai mengganggu dan membuat si dia kesal.

Tapi disela-sela komunikasi elektronik, tak ada salahnya sekali-sekali diselingi dengan surat biasa lewat pos. Selain lebih personal, di surat biasa anda bisa membubuhkan wewangian yang sering anda gunakan sehingga menimbulkan perasaan nostalgia pada dirinya. Jika si dia rindu pada makanan rumah tak ada salahnya sekali-sekali mengirim masakan favorit dia. Tapi sebelum itu cek dulu dengan perusahaan pengiriman atau kantor pos tentang prosedur pengiriman makanan.

Buat kejutan
Kejutan seringkali menjadi penyegar suatu hubungan. Untuk yang jarak jauh bisa memanfaatkan jasa pengiriman. Sesekali mengirim bunga bisa menjadi penawar rindu yang romantis. Jika memang ada waktu yang cukup untuk liburan kejutkan dia dengan datang ke kotanya. Tapi ingat juga kesibukannya, jangan terlalu banyak menuntut waktunya. Jika memungkinkan, cari tahu dulu jadwal dia pada hari itu. Kunjungan anda juga tak perlu lama-lama, yang penting perasaan rindu sudah terobati.

Tetapkan peraturan
Untuk menghindari salah paham dan hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya anda menetapkan beberapa aturan dasar. Misalnya, berapa lama harus bertemu, apakah setiap hari harus menelepon, adakah hari khusus dimana anda harus bertemu, serta berbagai aturan main lainnya.

Antisipasi segala kemungkinan
Namanya hubungan jarak jauh, faktor penghalang pasti banyak menghadang. Walaupun sudah buat rencana anda harus selalu siap untuk kemungkinan terburuk. Misalnya ketika sudah janji bertemu, kekasih anda ada meeting tiba-tiba. Atau bisa saja anda tak bisa pergi bertemu dia karena sahabat perlu teman curhat setelah putus dari pacar.

Percaya dan Sabar
Ketika sudah berkomitmen untuk hubungan jarak jauh, kepercayaan pada pasangan sangat penting. Jika tak bisa percaya pada pasangan sebaiknya anda berpikir dua kali sebelum menjalani hubungan jarak jauh. Anda bisa lelah sendiri disiksa kecurigaan dan kecemburuan karena tak bisa selalu mengawasi sang kekasih. Jika ada perasaan curiga atau gelisah, langsung ungkapkan kepadanya. Jangan dipendam sendiri dan berkembang menjadi masalah.

Keadaan emosi memang sulit dikontrol. Kadang kesal sedikit bisa jadi masalah. Khusus untuk pasangan jarak jauh, kesabaran adalah aspek yang penting. Seperti dilansir lovearticle, Rabu (21/9/2005), emosi pasangan pada hubungan jarak jauh lebih mudah meledak. Padahal seharusnya pasangan tersebut sangat menghargai saat-saat ketika mereka bertelepon atau bertemu.

Karena itu, jika timbul masalah sebaiknya coba bersabar dan jangan langsung meledak. Ingat, pertemuan dan komunikasi yang cukup sulit sebaiknya diisi dengan hal-hal yang menyenangkan supaya hubungan lebih mesra. Selalu akhiri pembicaraan dengan kata-kata yang manis.

Timbang baik dan buruknya
Tidak semua orang bisa menjalani hubungan jarak jauh dengan baik. Perlu banyak kesabaran dan usaha untuk melewati itu semua. Coba pertimbangkan positif dan negatif hubungan yang tengah dijalani. Apakah anda dan pasangan bahagia? Apakah anda lebih sering bertengkar daripada bermesraan? Apakah hubungan berubah menjadi buruk setelah kekasih pindah ke kota lain? Dan berbagai hal lainnya.

Jika setelah ditimbang ternyata hal buruk lebih unggul, tak ada salahnya anda berpikir dua kali untuk melanjutkan hubungan jarak jauh. Jangan tergesa-gesa mengakhiri hubungan, bicarakan dulu baik-baik dengan kekasih. Beri alasan dan argumen yang tepat. Pada akhirnya, akan sangat baik jika anda dan pasangan bisa menemukan jalan keluar. Siapa tahu adanya perubahan malah akan membuat lebih mesra. Tapi jika tidak, kenyataan pahit memang harus ditempuh. Lagian siapa yang mau terus-terusan sedih dan menderita karena cinta.

Prediksi masa depan
Hubungan yang punya tujuan, pasti bikin anda dan pasangan lebih semangat menjalaninya. Jika memang sudah saatnya tak ada salahnya menguatkan komitmen. Setidaknya jangan menghindar jika membicarakan hal tersebut. Suatu hubungan terutama jarak jauh perlu ‘iming-iming’ yang membuat anda dan pasangan tetap kuat. Setidaknya ada sesuatu yang diharapkan dan dituju. Nara Sumber

Click

Nikah Siri

Sekarang ini banyak orang membicarakan masalah Nikah Siri, dibawah ini ada cuplikan dialog tentang nikah siri semoga bermanfaat;

Saya menginginkan memiliki isteri lagi, saya bermaksud bila saatnya tiba untuk melangsungkan nikah secara SIRI saja. Terus terang selama 3 bln terakhir ini saya selalu berkomunikasi dengan kenalan baru (janda beranak 1) via sms dan sdh saling terbuka. Dia mau menerima keadaan saya yang sdh beranak isteri untuk dijadikan suami walaupun melalui nikah siri. Apakah sah pernikahan siri tersebut bila isteri saya tidak mengetahuinya? Karena bila saya terus terang kepada isteri tentang keinginan saya, saya takut terjadi “bencana”, yang selama ini adem ayem sj, cuma memang sudah 1 tahun ke belakang saya sudah tidak ada lagi rasa/mood untuk bercinta dengannya, kalaupun terjadi, tidak lebih hanya karena kewajiban, itupun paling 1 bln sekali. Mohon jawaban dan nasehatnya, trimakasih.

Nur

Jawaban
mengg02Bapak Nur yang sya hormati, Dalam pengertiannya nikah siri yakni seseorang menikah dengan tetap memenuhi ketentuan nikah (rukun dan syaratnya), namun pernikahan tersebut tidak dicatat dalam catatan sipil pemerintah atau KUA. Maka pernikahan seperti ini adalah sah. Hanya permasalahannya jika suatu ketika terjadi permasalahan keluarga, yang menuntuk penyelesaian di pengadilan, mungkin akan susah untuk diproses, karena status pernikahan itu tidak tercatat dalam institusi mereka.

Sekilas memang begitu mudahnya seseorang (lelaki) untuk menikah sirri dan ini pula yang sering dilakukan sebagai ‘senjata pamungkas’ untuk menikah lagi dengan harapan aman dan lebih terjaga kerahasiaannya dari isteri sebelumnya.

Oleh karenanya sebelum Anda bermaksud melakukan nikah sirri cobalah Anda ingat kembali akan penegrtian perkawinan menurut Islam. Aqad nikah dalam Islam berlangsung sangat sederhana, terdiri dari dua kalimat ijab dan qabul. Tapi dengan dua kalimat ini telah dapat menaikkan hubungan dua makhluk Allah dari bumi yang rendah ke langit yang tinggi. Dengan dua kalimat ini berubahlah kekotoran menjadi kesucian, maksiat menjadi ibadah, maupun dosa menjadi amal sholeh.

Aqad nikah bukan hanya perjanjian antara dua insan. Aqad nikah juga merupakan perjanjian antara makhluk Allah dengan Al-Khaliq. Ketika dua tangan diulurkan (antara wali nikah dengan mempelai pria), untuk mengucapkan kalimat baik itu, diatasnya ada tangan Allah SWT, �

Begitu sakralnya aqad nikah, sehingga Allah menyebutnya “Mitsaqon gholizho” atau perjanjian Allah yang berat. Juga seperti perjanjian Allah dengan Bani Israil dan juga Perjanjian Allah dengan para Nabi adalah perjanjian yang berat (Q.S Al-Ahzab: 7), Allah juga menyebutkan aqad nikah antara dua orang anak manusia sebagai “Mitsaqon gholizho.” Karena janganlah pasangan suami isteri dengan begitu mudahnya mengucapkan kata cerai.

Allah SWT menegur suami-suami yang melanggar perjanjian, berbuat dzalim dan merampas hak isterinya dengan firmannya, “Bagaimana kalian akan mengambilnya kembali padahal kalian sudah berhubungan satu sama lain sebagai suami isteri. Dan para isteri kalian sudah melakukan dengan kalian perjanjian yang berat � (Q.S An-Nisaa�: 21).

Ternyata tidak main-main agama membicarakan tentang pernikahan, karena banyak terkandung luas manfaat dalam berumah tangga tidak sekedar pemuasan nafsu belaka. Oleh karenany Bapak Nur sebelum Anda memutuskan untuk menikah lagi, cobalah Anda untuk berintrospeksi terlebih dahulu apa sesungguhnya latar belakang Anda untuk menikah lagi? Cobalah kejujuran hati Anda buka untuk menjelaskan faktor apa yang menjadi pendorong Anda untuk menikah kembali?

Pernikahan atau perkawinan adalah hal yang indah dan membahagiakan, tetapi apakah kebahagiaan ini harus hadir di atas penderitaan orang lain yang selama ini dengan rela hati melayani dan mendampingi Anda dalam setiap saatnya dan apakah ada kekurangan yang mendasar sehingga Anfa tega untuk menduakannya.

Bilapun Anda terpaksa untuk menikah lagi, cobalah bersikap gentleman nan kesatria. Ungkpkan kepada isteri Anda dengan sejujurnya akan penikahan yang akan Anda inginkan kembali. Jelaskan latar belakang dan penyebab Anda untuk melakukan hal tersebut. Sembunyi-sembunyi tidak ada manfaatnya karena hasilnya seperti Anda menyimpan bom waktu yang akan meledak di suatu saat dengan kerugian dibanyak pihak.Nara Sumber
Semoga bermanfaat

Back to Index post

Nikah Siri dan Vagina yang Terkoyak (1)

Perkembangan zaman yang terus berputar, telah banyak membuat perubahan global atau change’s global, artinya perubahan telah terjadi secara syamil atau menyeluruh. Dimulai dari perubahan IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknlogi) yang ditandai dengan kecanggihan peralatan elektronik dan gemerlapnya kehidupan dengan berbagai competition atau persaingan di berbagai bidang, misalnya robot. Tidak sampai disitu saja, perubahan telah terjadi pada sumber daya manusia yang menjadi generasi harapan pengganti dan pemegang tombak kepemimpinan berikutnya. Hal ini ditandai dengan semakin hilangnya rasa moral, etika, pikir manusia dalam kehidupan yang sering disebut dengan IMTAQ (Iman dan Taqwa), baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun masyarakat. Tak heran lagi, bahwa kehidupan hedonis (berfoya-foya) pun ikut menjadi ciri kas kehidupan masyarakat pada masa ini.
Perubahan yang nyaris mengecohkan mindset atau pola pikir manusia dalam melangsungkan kehidupan untuk tetap survive telah mengharuskan manusia ber-acting dengan thoriq atau cara competition. Jika dicari benang merahnya, ternyata hal ini berakar dari sebuah teori yang diusung oleh Robert Spencer. Kemudian, dia meminjam jargon yang diungkapkan oleh Darwin yang mengutamakan kompetisi untuk survive dalam kehidupan. Hingga sekarang teori itu masih banyak dikenal di kalangan masyarakat, khususnya bangsa Barat dengan ditandai oleh kehidupan kapitalis. Walaupun secara tidak langsung team Harun Yahya telah melakukan counter (bantahan) terhadap hal itu.
Islam merupakan agama yang diturunkan Allah untuk melakukan penyempurnaan terhadap kitab-kitab sebelumnya. Allah SWT memilih hamba-hamba-Nya untuk menerima risalah (wahyu) sebagai petunjuk bagi dirinya yang disebut Nabi, juga memilih orang-orang yang selain untuk dirinya juga memiliki kewajiban untuk menyampaikan kepada umatnya yang disebut sebagai Rasul.
Sehelai surat tidak akan sampai kepada tujuan jika tidak ada pengirimnya. Begitu juga, agama (baca: Islam) datang tidak dengan sendirinya, melainkan melalui perantara yaitu malaikat Jibril AS kemudian sampai kepada Muhammad SAW sebagai orang yang dipilih oleh Allah SWT. Islam sebagai risalah yang berfungsi sebagai pedoman dan petunjuk bagi manusia seluruh alam. Dengan kata lain, Irsyadu lisilahi al-Ibad dunyahum wa ukhrohum (HPT Muhammadiyah: Bab Masalah yang lima) yaitu sebagai petunjuk bagi manusia baik di dunia dan akhirat. Sebagai contoh kehidupan masyarakat arab sebelum Islam disebut sebagai masyarakat jahiliyyah. Mereka berjudi, berperang antar suku, mabuk, membunuh tanpa sebab, dan seterusnya. Dengan hitungan tahun Rasulullah melalui risalahnya (baca: Islam) dapat mengajak mereka hidup ke dalam bi’ah (lingkungan) yang penuh dengan ukhuwwah (persaudaraan), kedamaian, keamanan, dan ketentraman diantara suku dengan suku yang lain. Hal ini karena mereka telah ber-Islam (memeluk Islam) dengan benar, yaitu sesuai dengan al-Quran dan as-Sunnah al-Maqbulah.
Dengan Islam, mereka (baca: sahabat) memiliki spirit (semangat) untuk melakukan sesuatu hal, baik dalam urusan dunia maupun urusan akhirat, artinya adanya kesesuaian antara dunia dan akhirat. Selama 7 abad Rasul (nabi Muhammad) beserta para sahabatnya telah memberikan peristiwa yang bersejarah bagi peradaban hidup manusia, yaitu menguasai hampir sepertiga dunia daguasai hampir sepertiga dunia damenciptakan tokoh-tokoh spiritual maupun intelektual-intelektual muslim yang sangat berpengaruh bagi peradaban manusia di alam semesta.
Seiring dengan berjalannya waktu, kemunduran semakin tampak dalam kehidupan peradaban manusia (umat Islam). Artinya sebagai umat muslimin tidak lagi mendengar dan melihat hal itu sebagai sebuah kenyataan yang telah muncul dalam sejarah umat muslimin. Tetapi sekarang, hal itu hanyalah sebuah wacana dalam tayangan benak umat manusia (muslim), terkadang hanya bukti yang tergores oleh tinta dalam sebuah buku. Tidak hanya disini, semakin berkembangnya IPTEK yang tidak terjangkau bagi remaja-remaja dan pemuda-pemuda muslim, terkadang pihak yang berwenang (baca: Pemerintah), pun tidak dapat memfilter (menyaring) perkembangan IPTEK yang faktanya dapat merusak dan menjadi influence (virus) dalam kehidupan muslim. Misal kehidupan hedonis (baca: foya-foya) hampir menimpa sebagian besar remaja dan pemuda Indonesia. Dikarenakan tidak adanya kekuatan yang mampu melawannya, artinya dalam pandangan Islam, bahwa remaja dan pemuda kurang memiliki iman yang tangguh, sebagai alat untuk membentuk kepribadian yang kuat menuju keluarga yang sakinah.
Terminologi Nikah Siri
Islam mengatur segala hal dengan sempurna, dalam hal ini pernikahan. Menurut etimologi atau lughowi nikah berarti menghimpun atau mengumpulkan, dengan tujuan mawaddah warrohmah . Belakangan ini, term (istilah) baru tentang nikah mulai nampak di kalangan masyarakat yaitu nikah siri berarti nikah secara diam-diam, maksudnya tanpa di catat oleh Departemen Agama (KUA). Akhirnya mereka (baca: orang yang menikah) tidak mendapatkan surat tanda pernikahan. Sebagian pemuda (sebagaimana trend-nya mahasiswa) menyebutkan bahwa nikah siri merupakan nikah yang tanpa diketahui oleh wali wanita. Biasanya hal ini terjadi karena pihak wanita sudah hamil terlebih dahulu atau disebut dengan istilah married by actident (MBA).
Dari term di atas, nikah sirri dapat diklasifikasikan ke dalam 2 kelompok. Pertama, nikah yang tidak mempunyai bukti karena tidak dilakukan dihadapan pencatat nikah (Buka website: www. Asiamaya.com) dalam hal ini Departemen Agama (KUA). Kedua, nikah yang dilaksanakan tanpa sepengetahuan wali dari pihak istri.
Para Ulama Mazhab sepakat bahwa pernikahan baru dianggap sah jika dilakukan dengan akad, yang mencakup ijab dan qobul antara wanita yang dilamar dengan laki-laki yang melamarnya, atau antara pihak yang menggantikannya seperti wakil dan wali,dan dianggap tidak sah hanya semata-mata berdasarkan suka sama suka tanpa adnya akad. Di tinjau dari ukum positip Indonesia, perkawinan yaitu: ” Ikatan lahir bathin antara pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan ke Tuhanan Yang Maha Esa”. Berarti dituntut bila akan melaksanakan perkawinan, didasari atas ikatan lahir bathin, tapi bukan nafsu belaka (nafsu lawwamah).
Melihat semakin pelik dan berbahayanya situation pernikahan di kalangan pemuda, padahal nikah merupakan washilah suci yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya. Artinya, adanya keharusan melaksanakan sesuai dengan perintah syariat (al-Quran dan as-Sunnah al-Maqbullah). Di samping itu juga, harus dilakukan di hadapan pencatat dari KUA atau penghulu. Hal ini didasari untuk menghindari terjadinya kecurangan atau kejahatan dari pihak suami kepada pihak istri, dengan kata lain istri bisa menuntut kepada suami jika terjadi kecuranagn dari pihak suami. Terutama sekali dalam pernikahan untuk menghasilkan generasi-generasi yang sholih dan sholihah untuk menjadi agent of change (objek perubahan) dalam segala aspek baik keluarga, masyarakat, agama maupun Negara.
Dalam salah satu buku, Annis Matta (Menikmati Demokrasi: 2003) menyebutkan sebagai seorang intelektual muslim, kita diharuskan untuk tidak hanya memiliki ilmu-ilmu agama saja, tetapi juga harus memiliki ilmu yang berhubungan dengan manusia yang disebut sebagai Human relation (hubungan manusia). Begitu juga sebagaimana yang disebutkan oleh Isma’il al-Faruqi dalam buku (Kewargaan dalam Islam: 2004) harus adanya sekelompok orang-orang yang ikhlas dengan tujuan yang sama disebut sebagai society dan bukan sebaliknya sebagai community (kumpulan-kumpulan orang-orang yang tidak ikhlas).
Perubahan tidak akan terjadi, jika semua pihak tidak mendukung akan adanya perubahan yang global (menyeluruh). Sebagai manusia kita hanya bisa berusaha melakukan perubahan-perubahan, akan tetapi perlu diingat bahwa yang merubah adalah Allah SWT. Sebagaimana termaktub dalam al-Quran yaitu surat al-Ro’du ayat 11:”Allah tidak akan merubah suatu kaum sebelum mereka merubah keadaan yang ada dalam diri mereka sendiri”. Dalam ayat ini dapat diambil kesimpulan bahwa kita (umat Islam) tidak boleh saling menunggu, akan tetapi harus ibda’ binafsi (mulai dari diri sendiri).

Tarjih
Dalam kaidah ulhsul al-Fiqhiyah, terdapat methode atau teknik yang dapat digunakan untuk beristimbath al–Hukm. Dalam permasalahan Nikah Sirri, kita tidak dapat menemukan aturan di dalam nash (al-Quran dan as-Sunnah as-Shohihahaw al-Maqbulah). Artinya dapat digunakan cara lain, yang disebut dengan Ijtihad. Dalam Muhammadiyah (baca: Manhaj Tarjih Muhammadiyah), Ijtihad dapat dilakukan dalam beberapa hal, antara lain:
1. Nash (al-Quran dan as-Sunnah) yang dzoni
2. Terhadap masalah-masalah yang secara explisit tidak disebutkan di dalam nash
Permasalahan nikah sirri merupakan permasalahan yang belum menjadi pembahasan para ulama salaf (baca: ulama dahulu), sehingga hal ini merupakan PR bagi ulama kontemporer (ulama sekarang) untuk berusaha melakukan pembahasan dan menemukan hukumnya. Jika diambil sedikit dampak negatif dari pernikahan tersebut, pasti dampaknya kepada pihak si wanita dan tidak hanya sampai disitu, anak pun akan mendapat dampak negatif, terutama dalam pembuatan Surat Akte Kelahiran. Melihat dari dampak-dampak negatif yang banyak menimbulkan ke-mudhorot-an atau mafsadat bagi banyak kalangan wanita dan anaknya. Bisa digunakan salah satu qaidah dalam qowaid al-Fiqhiyah yaitu Sadd-u al-Dzaro’i.
Saddu adzaro’i meupakan kata majemuk yang terdiri dari kata sadd-u (سد) dan adzaro’i. Sadd berarti menutup dan adzara’i merupakanbentuk jama’ dari al-Dzari’ah berasal dari kata dzir’un yang berarti memanjang dan bergerak ke depan. Secara literal al-Dzari’ah mempunyai beberapa makna, diantaranya sebab perantara kepada sesuatu. Sehingga secara literal, makna sadd-u adzaria’i adalah menutup jalan-jalan dan perantara-perantara sehingga tidak menyampaikan kepada tujuan yang dimaksud.
Menurut al-Syathibi, dzari’ah ialah perantara yang mendekatkan perkara mashlahat kepada perkara mafsadat. Sedangkan Ibnu Taimiyah mengartikan al-dzari’ah dengan perbuatan yang dhohir-nya mubah, tetapi menjadi perantara kepada perbuatan yang diharamkan.
Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian al-dzara’i adalah memotong perantara- perantara kerusakan dengan melarang perbuatan yang dibolehkan karena akan menyampaikan kepada yang dilarang.

Dasar dan Ke-hujjah-an Sadd-u al-Dzara’i
Dalam membuktikan kehujjahannya, maka perhatikan pendapat ulama mazhab tentang hal tersebut. Malikiyah diwakili oleh as-Syatibi Menetapkan dengan mengatakan bahwa al-Syar’i bila membebankan sesuatu pembebanan (al-taklif), baik berupa perintah mengerjakan atau meninggalkan sesuatu perbuatan, mempunyai tujuan agar terealisasi suatu hasil yang diharapkan. Kesmpulan ini muncul setelah diadakan pengkajian induktif terhadap ayat-ayat al-Quran maupun as-Sunnah. Hanabilah Menetapkan metode sadd-u al-Dzara’i setelah melakukan induksi tehadap al-taklif al-Syar’iyah baik berupa suruhan maupun larangan
Sumber: Manhaj Tarjih Muhammadiyah –Methodoloi dan aplikasi

Untuk mendukung validitas sadd-u al-Dzara’i Fuqoha mengemukakan dalil-dalil dari al-Quran dan as-Sunnah. Diantaranya:
Dalil-dalil al-Quran:
1. Surat al-an’am ayat 108
2. Surat an-Nur ayat 31
3. Surat al-baqarah ayat 104
Dalil as-Sunnah:
hadis yang diriwayatkan oleh bukhori,

Artinya: Biarkan ia (tidak dihadd) agar manusia tidak mengatakan: “Bahwasanya Muhammad telah membunuh sahabatnya” (H.R Bukhori).
Muhammadiyah (dalam pokok-pokok manhaj Tarjih Muhammadiyah No.8) disebutkan “menggunakan asas: sadd-u al-Dzara’i untuk menghindari terjadinya fitnah dan mafsadat. Kemudian penggunaan asas sesuai dengan keputusan penggunaan qiyas yang folow up-nya ijtihad. Semisal, Muhammadiyah melalui Keputusan Muktamar Majelis tarjih yang menggunakan sadd-u al-Dzara’i untuk larangan menikahi wanita non muslim ahli kitab di Indonesia. Keputusan ini ditetapkan diwaktu Muktamar Majelis tarjih di Malang tahun 1989.
Sebagai contoh, Firman Allah dalan an-Nur ayat 31:
Artinya: “Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan” (al-Nur: 31)
Dalam ayat ini, Allah melarang orang mukminat menghentakan kaki mereka, kaena dapat menjadikan sebab para lelaki mendengar bunyi gemerining yang dapat menibulkan syahwat tehadap wanita itu. Menghentakan kaki sebenarnya bukan merupakan perbuatan yang dilarang. Ini merupakan larangan melakukan perbuatan yang diperbolehkan karena mempertimbangkan akibat yang timbul yang kadang-kadang menimbulkan mafsadat.
Selanjutnya, pembahasan nikah sirri dilanjutkan dengan menggunakan qiyas, yaitu berdasarkan pada persamaan illat. Maksudnya pada ayat di atas sebenarnya Allah tidak melarang menghentakan kaki mereka, akan tetapi dapat menimbulkan kemafsadatan (misal: menimbulkan syahwat bagi lelaki) sehingga perbuatan itu dilarang. Begitu juga dalam permasalahan nikah sirri sebenarnya bukan merupakan perbuatan yang dilarang, karena nikah sirri hanya bisa kita dapatkan di Indonesia dan tidak ada larangan langsung dari nash (la-Quran dan as-Sunnah). Akan tetapi dengan melihat kepada mafsadat-nya yang ditimbulkan banyak sekali berdampak negatif terutama bagi kaum wanita dan anaknya. Sehingga menurut hemat penulis perbuatan nikah sirri itu dilarang dengan melihat pada kemafsadatan yang ditimbulkan.
Nara Sumber

Baca Juga ini tentang Hukum Islam Tentang Nikah Siri

Back to Index post