Just Info ,,,Ini Ilmiah

Selemat Menempuh Hidup Baru Semoga Bahagia untuk temanku yang baru menikah…..maaf ya…aku tak dapat datang karena sibukkkk….pinginya aku bawakan kado…apa ya…???
Ini ja dech….semua boleh baca….tapi bagi yang belum punya passport jangan di praktekin….ingat..ingat…

1. Studi-studi menunjukkan bahwa ketika wanita bercinta, mereka memproduksi hormon estrogen dua kali lipat, yg membuat rambut mereka berkilau dan kulit mereka lebih halus (tak perlu sunsilk!)

2. Hubungan intim yg lembut dan rileks mengurangi resiko terkena dermatitis, mengurangi jerawat dan membuat kulit bercahaya (tak perlu extraderm!)

3. Seks juga membakar kalori yg telah disantap sebelumnya, misalnya dalam acara makan malam yg romantis (tak perlu impression!)

4. Seks merupakan olahraga yg paling aman, karena meregangkan dan menggerakkan seluruh otot-otot tubuh. Dan tentu saja, jauh lebih asyik, ketimbang berenang 20 kali bolak-balik! (tak perlu ke senayan!)

5. Frustasi atau depresi ringan? Para ahli mengatakan bahwa seks adalah ‘obat’ instant untuk menyembuhkan kedua hal itu. Sebab, seks membuat tubuh melepas endorfin ke dalam aliran darah, yg kemudian memproduksi rasa eforia. Hasilnya, anda merasa diri anda menjadi lebih komplit (tak perlu beli BMW!)

6. Lebih banyak seks yg anda lakukan, lebih banyak lagi kenikmatan yg akan anda tawarkan kepada pasangan anda. Tubuh yg aktif secara seksual, memberi zat kimia yg disebut feromon. Ini adalah aroma yg akan membuat lawan jenis anda tergila-gila (tak perlu gila! Eh salah…)7. Seks adalah ‘obat penenang’ teraman di dunia. Konon, efektivitasnya 10 kali lebih baik ketimbang valium (tak perlu nostressa!)

8. Berciuman setiap hari juga akan membuat anda tak perlu sering-sering berkunjung ke dokter gigi. Berciuman membuat ludah mencuci bekas-bekas makanan dan mengurangi kadar asam yang mengakibatkan pembusukan, serta mencegah penumpukan plak (tak perlu listerin!)

9. Sakit kepala juga bisa dihilangkan oleh seks yg nikmat. Sesi-sesi percintaan akan melepas ketegangan yg menghalangi beredarnya darah di otak (tak perlu bodrex!)

10. Kegunaan seks yg terakhir adalah sebagai antihistamin. Seks akan membantu memerangi asma dan deman (tak perlu napacin!)

index post

Advertisements

Wah… Ribuan Orang di China Ditahan karena Pornografi

BEIJING, KOMPAS.com — Kepolisian China tahun ini telah menahan sekitar 3.470 orang untuk pemberantasan pornografi online. Mereka juga telah menutup ribuan situs porno. Demikian pernyataan media nasional China, Sabtu (12/12/2009).

Pada bulan Agustus, China secara formal mundur dari rencana untuk memasang peranti lunak pada semua komputer baru di pasaran setelah adanya seruan pedas dari dalam dan luar negeri. Namun, pemerintah tetap memegang erat kendali terhadap internet, dengan alasan untuk melindungi kaum muda dari pengaruh buruk, meskipun itu menuai kritik dari para aktivis yang berpendapat bahwa itu cenderung lebih untuk menekan kritik atas partai komunis yang tengah berkuasa.

Menurut kantor berita China, XinHua, mengutip dari Departemen Keamanan Publik, lebih dari 1,25 juta item online yang berbau mesum dan hampir 7.000 situs porno telah disingkirkan dari jaringan di China tahun ini. “Polisi juga telah mengusut lebih dari 3.500 kasus asusila,” menurut Xinhua tanpa memberi detail.

Tujuan dari kampanye ini adalah untuk membersihkan lingkungan sosial dan melindungi kesehatan mental rakyat. Meski demikian, pornografi tetap relatif mudah dijumpai di China, terutama dalam bentuk DVD bajakan yang dijajakan di pinggir jalan. Sumber
Index Post

Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.

Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi.

Definisi kenakalan remaja menurut para ahli
• Kartono, ilmuwan sosiologi
Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang”.
• Santrock “Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal.”

Sejak kapan masalah kenakalan remaja mulai disoroti?
Masalah kenakalan remaja mulai mendapat perhatian masyarakat secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak nakal (juvenile court) pada 1899 di Illinois, Amerika Serikat.

Jenis-jenis kenakalan remaja
– Penyalahgunaan narkoba
– Seks bebas
– Tawuran antara pelajar

Penyebab terjadinya kenakalan remaja
Perilaku ‘nakal’ remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal).

Faktor internal:
Krisis identitas akibat perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi pada remaja.
1. Integrasi pertama adalah terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya sehari-hari.
2. Integrasi kedua yaitu tercapainya identitas peran remaja dalam lingkungannya.
Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.

Kontrol diri yang lemah, tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang patut dilakukan maupun tidak patut dilakukan akan menyeret Remaja pada perilaku ‘nakal’. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.

Faktor eksternal:
1. Keluarga
Perceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja.

2. Teman sebaya yang kurang baik

3. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.

Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja:
1. Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini.

2. Adanya motivasi dari keluarga, guru dan teman sebaya. (bisa dalam bentuk organisasi OSIS, Remaja Masjid, Karang Taruna)

3. Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja.

4. Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul.

5. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. sumber
Index Post

Penyebab Perilaku Remaja yang Tiba-tiba Berubah

Remaja yang biasanya ceria, akrab dengan keluarga tiba-tiba mengucilkan diri. Kebanyakan orangtua berprasangka anaknya terjerat narkoba jika perilakunya berubah.

Tapi ada faktor lain yang bisa membuat perilaku remaja tiba-tiba berubah menjadi tertutup dan mengasingkan diri dari keluarga.

Masa remaja adalah periode transisi dari anak-anak ke dewasa. Remaja mulai banyak terpengaruh faktor lingkungan dan sudah memiliki sosok yang dimaunya seperti penyanyi top, politisi, tokoh agama dan lainnya.

Usia remaja adalah masa saat terjadinya perubahan-perubahan yang cepat, termasuk perubahan dalam aspek kognitif, emosi dan sosial. Namun proses pematangan fisik pada remaja terjadi lebih cepat dari proses pematangan psikologinya.

Hal ini sering menyebabkan berbagai masalah. Di satu sisi remaja sudah merasa matang secara fisik dan ingin bebas dan mandiri. Di sisi lain mereka tetap membutuhkan bantuan, dukungan, serta perlindungan orang tua.

Orang tua sering tidak paham dengan perubahan yang terjadi pada remaja sehingga tidak jarang terjadi konflik di antara keduanya. Karena merasa tidak dimengerti remaja seringkali memperlihatkan tindakan agresif yang dapat mengarah pada perilaku berisiko tinggi.

perilaku-perilaku menyimpang pada remaja disebabkan antara lain

Penggunaan narkoba

Remaja yang menggunakan narkoba bukan berarti memiliki moral yang lemah. Banyaknya zat candu yang terdapat pada narkoba membuat remaja sulit melepaskan diri dari jerat narkoba jika tidak dibantu orang-orang sekelilingnya. Zat kokain dan methamphetamine yang terdapat dalam narkoba akan memunculkan energi dan semangat dalam waktu cepat. Sedangkan heroin, benzodiazepines dan oxycontin membuat perasaan tenang dan rileks dalam otak. Ketika otak sudah tidak menerima lagi asupan zat-zat tersebut, maka akan timbul rasa sakit dan itulah yang membuat seseorang kecanduan.

Mengonsumsi alkohol

Alkohol merupakan substansi utama yang paling banyak digunakan remaja dan sering berhubungan dengan kecelakaan kendaraan bermotor yang merupakan penyebab utama kematian remaja. Menurut Clinical and Experimental Research, remaja yang mengonsumsi alkohol, daya ingatnya akan berkurang hingga 10 persen.

Substance Abuse and Mental Health Services Administration juga mengatakan bahwa 31 persen remaja yang minum alkohol mengaku stres dan memiliki Attention-Deficit Disorder (ADD) karena jarang diperhatikan oleh orang tua.

Hubungan Seksual Pra Nikah

Beberapa faktor yang mempengaruhi remaja untuk melakukan hubungan seks pranikah adalah membaca buku porno dan menonton blue film. Adapun motivasi utama melakukan senggama adalah suka sama suka, pengaruh teman, kebutuhan biologis dan merasa kurang taat pada nilai agama.

Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti dari Ohio University menyebutkan bahwa remaja yang melakukan hubungan seks di usia dini cenderung menjadi pribadi yang meresahkan masyarakat.

Aborsi

Saat ini tiap hari ada 100 remaja yang melakukan aborsi karena kehamilan di luar nikah. Jika dihitung per tahun, 36 ribu janin dibunuh oleh remaja dari rahimnya. Ini menunjukkan pergaulan seks bebas di kalangan remaja Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Survei Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia menemukan jumlah kasus aborsi di Indonesia setiap tahunnya mencapai 2,3 juta dan 30% di antaranya dilakukan oleh remaja. Menurut National Abortion Federation, sebanyak 2 dari 5 wanita di Indonesia telah melakukan hubungan seks sebelum usia 20 tahun, dan sebanyak 70 persennya adalah remaja. Karena mental yang belum siap, mereka pun melakukan aborsi. Pendidikan Agama & Pengetahuan seks yang kurang menjadi salah satu pemicunya.

Kecanduan Game

Terlalu sering bermain game akan membahayakan fisik dan psikologisnya. Seperti dikutip dari PsychiatricTime, alasan anak-anak bermain game adalah ingin mencoba sesuatu yang baru dan untuk menghilangkan stres akibat tugas sekolah atau karena suatu masalah.

Seorang anak boleh saja bermain game, asalkan waktunya dibatasi dan hal yang terpenting adalah pemilihan game yang tepat untuk anak-anak

Perubahan ideologi

Masa remaja sering dikaitkan dengan masa mencari jati diri. Akibatnya mereka mudah dimasuki ideologi-ideologi dari luar dan jika ideologi itu terus dipupuk akan menyebabkan sifat idealis di kemudian hari. Sifat idealis yang terus berkembang bisa menyebabkan perbedaan pandangan dengan keluarga, dan akhirnya remaja memilih melepas keluarga dan melanjutkan ideologinya.

Seperti contoh baru-baru ini, tersangka teroris Hotel Marriot dan Ritz Carlton Juli 2009 adalah remaja lulusan SMA yang mau melakukan aksi tersebut karena telah didoktrin jalan tersebut adalah jihad.

Remaja gampang disusupi hal-hal negatif di atas karena jiwanya masih labil. Orangtua harus tanggap terhadap perilaku anak yang berubah agar jika sudah ada gejala-gejala yang aneh bisa segera diselamatkan sejak awal. Komunikasi yang bagus menjadi kunci anak mau berterus terang kepada orangtuanya serta


Back to Index post